<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ikaerlina&#039;s Weblog</title>
	<atom:link href="http://ikaerlina.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ikaerlina.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2009 00:43:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ikaerlina.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ikaerlina&#039;s Weblog</title>
		<link>http://ikaerlina.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ikaerlina.wordpress.com/osd.xml" title="Ikaerlina&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ikaerlina.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kiat sukses belajar matematika</title>
		<link>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/07/14/kiat-sukses-belajar-matematika/</link>
		<comments>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/07/14/kiat-sukses-belajar-matematika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 00:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikaerlina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikaerlina.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Sampai saat ini, matematika masih menjadi tolok ukur kemampuan seseorang. Jika siswa nilai matematikanya baik, maka siswa tersebut dianggap siswa yang pandai, tetapi jika seorang siswa mendapat nilai yang jelek, maka siswa tersebut dianggap siswa yang kurang mampu. Image ini telah lama berkembang dan berlaku sampai saat ini, dan image ini tidak sepenuhnya salah. Karena [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=70&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Sampai saat ini, matematika masih menjadi tolok ukur kemampuan seseorang. Jika siswa nilai matematikanya baik, maka siswa tersebut dianggap siswa yang pandai, tetapi jika seorang siswa mendapat nilai yang jelek, maka siswa tersebut dianggap siswa yang kurang mampu. Image ini telah lama berkembang dan berlaku sampai saat ini, dan image ini tidak sepenuhnya salah. Karena pada umumnya anak yang jago matematika, anak tersebut prestasi akademiknya memang memuaskan. Hal ini terjadi karena matematika merupakan ilmu dasar, yang diterapkan pada berbagai ilmu, seperti fisika, ekonomi, geografi dan sebagainya. Oleh karena itu, siswa dituntut untuk dapat menguasai matematika.</p>
<p> </p>
<p>Matematika berasal dari bahasa latin yaitu: <em>manthanein</em> atau <em>mathema</em>, yang berarti “belajar atau yang dipelajari”. Dari arti katanya sudah jelas bahwa siswa dapat menguasai matematika jika ia mau belajar. Namun pada kenyataannya, terkadang siswa mengalami kesulitan belajar matematika. Untuk mengahadapi hal tersebut, ada beberapa kiat yang dapat kita terapkan, yaitu:</p>
<p> </p>
<p>1. Tumbuhkan motivasi</p>
<p>      Motivasi sangat penting dalam proses kegiatan belajar apapun, demikian juga dalam belajar matematika. Jika kita tidak mempunyai motivasi  atau kemauan yang kuat, maka kita tidak akan mampu belajar matematika secara maksimal. Kita perlu menumbuhkan bahwa matematika itu sangat penting dalam kehidupan dan juga sangat berkaitan erat dengan mata pelajaran lain. Selain itu, banyak hal dalam matematika yang menantang kita untuk selalu berpikir aktif dan kreatif memecahkan masalah dengan berbagai cara. Kita harus mengilangkan image, bahwa matematika sangat sulit, saya tidak dapat menyelesaikannya, menakutkan dan pikiran-pikiran negative lainnya. Kita harus yakin bahwa setiap masalah pasti ada pemecahannya. Kita jangan berputus asa jika kita <em>belum</em> menemukan pemecahannya. Dalam bahasa Belanda matematika berasal dari kata wiskunde, yang berarti <em>ilmu pasti</em>. Jadi, kita harus selalu yakin bahwa kita <em>pasti</em> akan menemukan jawabannya.</p>
<p> </p>
<p>2. Bentuk suasana yang kondusif</p>
<p>      Suasana yang kondusif sangat berperan dalam proses belajar matematika. Jika kita sedang mempunyai beban, tertekan, sumpek, atau perasaan-perasaan lain, maka kita akan sulit untuk dapat memahami materi apalagi memecahkan masalah. Untuk itu, kita perlu menjauhkan diri dari perasaan-perasaan negative tersebut. Bagi kita yang senang akan ketenangan, kita perlu menjauhkan diri dari kebisingan, seperti suara TV, radio atau mungkin orang tua yang sedang mengobrol terlalu keras. Bagi yang suka musik, belajar matematika sambil mendengarkan musik juga ada baiknya, supaya tidak cepat jenuh dan pikiran tidak cepat lelah. Suasana belajar yang nyaman juga dapat diciptakan dengan cara menghias meja belajar, merapikan buku-buku pelajaran, menanam pot hidup di atas meja, memasang foto-foto idola dan sebagainya.</p>
<p> </p>
<p>3. Sediakan alat-alat bantu</p>
<p>      Matematika tidak dapat dipelajari dengan cara membaca saja, tetapi kita perlu membayangkan, menulis, memperagakan dan sebagainya. Soal yang kita hadapi terkadang tidak dapat hanya dibayangkan saja, tetapi soal tersebut mungkin perlu disederhankan, dibuat modelnya ataupun digambar. Nah, di sini kita perlu alat bantu berupa alat-alat tulis. Matematika juga banyak menghadapkan kita pada persoalan-persoalan yang menuntut kemampuan spatial/kemampuan membayangkan benda-benda ruang. Alat bantu yang berupa benda-benda seperti kubus, balok , silender, dan lain-lain akan sangat membantu kita dalam belajar bangun-bangun ruang. Dengan alat tersebut kita lebih terbantu, karena kita tidak perlu membayangkan lagi, tapi kita dapat mengamati langsung. Alat bantu juga dapat berupa ringkasan atau catatan kecil. Rumus-rumus matematika kadang perlu kita hafalkan, maka ringkasan merupakan salah satu cara yang dapat membantu kita dalam proses menghafal secara cepat dan tidak membosankan.</p>
<p> </p>
<p>4. Menyelesaikan soal yang bervariasi</p>
<p>      Matematika merupakan ilmu yang menarik, karena mempelajari matematika seperti halnya kalau kita belajar naik sepeda, belajar renang atau belajar <em>keterampilan</em> lain. Latihan soal yang bervariasi, akan mendukung kita untuk berpikir luas dan tidak meremehkan persoalan. Kadang kita meremehkan materi yang rumusnya sedikit, seperti pada materi pythagoras. Pada materi ini berlaku “kuadrat sisi miring sama dengan jumlah kuadrat sisi siku-sikunya”. Di sini kadang kita hanya menghafal rumusnya saja tanpa berlatih mengerjakan soal-soalnya, padahal materi ini sangat banyak memuat variasi soal. Hal seperti ini perlu kita hindari, karena dalam matematika satu rumus dapat dikembangkan ke tak berhingga variasi soal. Soal-soal yang bervariasi dapat diperoleh dari buku kumpulan soal, soal dari guru, atau dapat juga mengkoleksi sendiri soal-soal tahun-tahun sebelumnya. Kita perlu membiasakan diri mengerjakan soal dari yang mudah ke tingkat yang lebih sulit.</p>
<p> </p>
<p>5. Jangan pernah putus asa/mengeluh</p>
<p>Jika kita mudah putus asa atau mengeluh dalam belajar matematika, maka kita akan sulit menguasainya. Putus asa membuat kita lemah dan tergantung orang lain. Misalnya baru sulit sedikit kita sudah berhenti mengerjakan atau baru melihat angka-angkanya saja sudah alergi. Hal ini perlu kita hindari. Kita perlu ingat bahwa belajar matematika juga seperti halnya belajar skill, yang jika tanpa latihan, maka kita tidak akan dapat menguasainya. Jika kita tidak dapat memecahkannya, itu merupakan hal biasa dan jangan menutup diri atau membuat image “saya tidak dapat”. Kita perlu ingat bahwa kegagalan adalah jalan menuju keberhasilan, tetapi bukan berarti untuk berhasil kita harus selalu melalui kegagalan. Sekali lagi, matematika merupakan ilmu pasti, jadi kita perlu yakin bahwa kita dapat memecahkannya. Jika dari kita sendiri saat itu memang belum dapat, kita dapat berusaha dengan bantuan orang lain atau buku pendukung. Jadi, jika kita ada kemauan pasti akan ada jalan.</p>
<p> </p>
<p>6. Jangan dipaksakan</p>
<p>Semua halnya yang sifatnya dipaksakan tentu hasilnya tidak akan baik. Kita tidak dapat belajar matematika hanya saat akan ulangan saja. Jika ini kita lakukan, maka nilai yang kita peroleh tentu tidak akan maksimal. Hal ini terjadi karena matematika merupakan pelajaran yang saling berkesinambungan/saling mendasari, seperti kita bisa perkalian jika kita sudah bisa penjumlahan, kita bisa penjumlahan jika kita sudah kenal angka dan bilangan. Jadi, jika kita belajar matematika sebaiknya sedikit demi sedikit, tetapi sering, (seperti mengerjakan satu dua soal setiap hari) daripada belajar banyak tetapi waktunya dipaksakan.</p>
<p> </p>
<p>7. Periksalah/teliti ulang</p>
<p>Matematika tidak hanya membutuhkan kemampuan memahami masalah dan memecahkannya, tetapi juga ketelitian. Jika kita dapat menyelesaikan masalah dengan cara yang benar tetapi hasilnya tidak sesuai gara-gara pekerjaan kita tidak teliti, maka sia-sialah pekerjaan kita tersebut. Untuk itu kita jangan malas untuk memeriksa ulang hasilnya dengan masalah yang dihadapi. Ini perlu kita lakukan untuk menghindari ketidaktelitian. Latihan yang sering dilakukan akan membuat kita lebih teliti.</p>
<p> </p>
<p>Demikian beberapa kiat yang dapat kita terapkan dalam belajar matematika. “Salah satu perbedaan yang paling besar antara orang sukses dan orang-orang tidak sukses ialah terletak pada penggunaan waktu yang luang” (W.J. Brown)</p>
<p>*R. ARIS PAMBUDI</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikaerlina.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikaerlina.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=70&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/07/14/kiat-sukses-belajar-matematika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69bf081d41ac25570cffcd0e4ebb6bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikaerlina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TAFAKUR SEJENAK</title>
		<link>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/tafakur-sejenak/</link>
		<comments>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/tafakur-sejenak/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 08:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikaerlina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikaerlina.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[AL ‘ALIIM, MAHA MENGETAHUI “Sesungguhnya Allah mengetahui yang bersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. Faathir, 35:38) Allah memiliki pengetahuan tentang langit dan bumi, seluruh makhluk hidup di antara keduanya. Dia mengetahui seluruh hukum yang mengatur alam semesta, dan seluruh peristiwa yang terjadi di seluruh waktu. Sebab Allah-lah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=49&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>AL ‘ALIIM, MAHA MENGETAHUI</strong><br />
“Sesungguhnya Allah mengetahui yang bersembunyi di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. Faathir, 35:38)</p>
<p>Allah memiliki pengetahuan tentang langit dan bumi, seluruh makhluk hidup di antara keduanya. Dia mengetahui seluruh hukum yang mengatur alam semesta, dan seluruh peristiwa yang terjadi di seluruh waktu. Sebab Allah-lah yang menciptakan mereka semua.<br />
Di samping itu, tak ada yang membatasi pengetahuan Allah. Allah mengetahui jati diri setiap manusia yang lahir atau mati. Allah mengetahui jumlah dedaunan yang berjatuhan dari setiap pohon yang ada di bumi, dan semuanya ini diketahui pada saat bersamaan. Dia mengetahui secara rinci miliaran bintang dalam miliaran galaksi di jagat raya, dan seluruh hal lain yang takkan pernah mampu kita sebutkan di sini.<br />
Tuhan kita mengetahui segala sesuatu yang terjadi di bumi dan di ruang angkasa. Dia mengetahui kode-kode genetik seluruh miliaran manusia, hewan dan tumbuhan di dunia. Dalam sebuah ayat Al Qur’an Allah berfirman :<br />
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Al An’aam, 6:59)<br />
Satu hal sangat penting jangan pernah kita lupakan: Selain dari semua yang telah kita sebutkan, Allah juga mengetahui isi hati manusia. Dia memahami apa yang terlintas dalam benak setiap manusia, dan segala sesuatu yang dikerjakannya, yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.<br />
Manusia mengira hanya mereka sendirilah yang tahu seluruh perasaan, pikiran, dan kecemasan yang mereka rasakan. Ini adalah kesalahan besar. Seperti pengetahuan-Nya tentang segala sesuatu di alam semesta, Allah pun mengetahui apa yang ada di luar dalam diri manusia.</p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikaerlina.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikaerlina.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=49&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/tafakur-sejenak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69bf081d41ac25570cffcd0e4ebb6bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikaerlina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hebatnya Tokek Bisa Nempel di Dinding</title>
		<link>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/hebatnya-tokek-bisa-nempel-di-dinding/</link>
		<comments>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/hebatnya-tokek-bisa-nempel-di-dinding/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 06:18:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikaerlina</dc:creator>
				<category><![CDATA[IPTEK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ikaerlina.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[HEBATNYA TOKEK BISA NEMPEL DI DINDING Teman-teman, sering melihat tokek di rumah? Binatang mungil yang lebih gede sedikit daripada cicak. Kalau spiderman, temen-temen kenal kan?. Apa hubungannya hayoo tokek dengan Spiderman? hubungannya, sama-sama jago merayap!. Teman-teman yang suka nonton film spiderman, biasa melihat bagaimana sang jagoan merayap di atap tembok dengan tangan kosong. Kamu mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=50&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>HEBATNYA TOKEK BISA NEMPEL DI DINDING</span></p>
<p align="justify">Teman-teman, sering melihat tokek di rumah? Binatang mungil yang lebih gede sedikit daripada cicak. Kalau spiderman, temen-temen kenal kan?. Apa hubungannya hayoo tokek dengan Spiderman? hubungannya, sama-sama jago merayap!. Teman-teman yang suka nonton film spiderman, biasa melihat bagaimana sang jagoan merayap di atap tembok dengan tangan kosong. Kamu mungkin begitu terkagum-kagum dengan jagoan fiktif ini, tapi pernahkah teman-teman memperhatikan si mungil tokek yang nyatanya lebih jago daripada spiderman?. Apa dan bagaimana keistimewaan salah satu makluk mungil ciptaan Tuhan ini, yuk teman-teman kita simak bersama.</p>
<p align="justify">Kehebatan Daya Lekat Tokek</p>
<p align="justify">Tokek, dapat merayap dan menempel dimana saja, baik itu di permukaan yang basah, kering, ataupun yang paling licin sekalipun. Tokek tidak hanya bisa merayap di dinding tembok, tapi di permukaan kaca yang basah pun ia dapat merayap dengan lincah, tanpa takut tergelincir jatuh. <em>Subhanallah</em> ya teman-teman.</p>
<p align="justify">Teman-teman, tahukah kalian bahwa hewan-hewan yang bisa menempel di dinding memanfaatkan unsur air untuk menciptakan efek kapiler. Pemanfaatan air itu dapat menimbulkan daya rekat dari kaki hewan tersebut. Namun, hal tersebut ternyata tidak berlaku untuk tokek. Berdasarkan penemuan terbaru para ahli, mereka menemukan bahwa tokek memiliki kemampuan daya rekat kering (<em>dry stickiness</em>), maksudnya tokek tidak memanfaatkan air untuk menempel di dinding.</p>
<p align="justify">Berdasarkan penelitian, ditemukanlah berjuta-juta bulu-bulu halus di kaki seekor tokek, yang dinamakan setae. Bulu-bulu halus itulah yang memungkinkan tokek bergerak lincah di permukaan yang licin sekalipun.</p>
<p align="justify">Panjang <em>setae</em> sekitar 100 micrometer atau sama dengan lebar dua helai rambut manusia. Meski terhitung kecil, <em>setae</em> memiliki kemampuan yang luar biasa. Sehelai setae bisa mengangkat seekor semut lho!. Di ujung-ujung setiap helaian setae, terdapatnya sedikitnya 1.000 bantalan-bantalan kecil. Bantalan ‘ajaib’ itulah yang memungkinkan tokek dapat melekat erat di dinding yang licin.</p>
<p align="justify">Apa yang menyebabkan bantalan-bantalan tersebut begitu ampuh? Ternyata, pada bantalan tersebut terdapat miliaran molekul, “<em>secara bersamaan atraksi molekul-molekul pada bantalan melahirkan sebuah gaya</em>.” ungkap Kellar Autumn, seorang ahli biologi dari Lewis and Clark College, AS. Tenaga itulah, yang memungkinkan kekuatan melekat pada seekor tokek, yang disebut dengan kekuatan Van der Wall.</p>
<p align="justify">Kehebatan tokek dalam merayap dan melekat erat di dinding ini hanyalah salah satu contoh yang kemudian menimbulkan inspirasi bagi manusia untuk menirunya. Namun, tidak akan ada yang pernah bisa menandingi kebesaran dan kemahakuasaan Tuhan. Setiap makhluk yang diciptakan-Nya, berada dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Setiap makhluk diciptakan dengan kemampuan dan tugas masing-masing yang unik dan luar biasa.</p>
<p align="justify">Dan katakanlah: “Segala Puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. An Naml, 27:93)</p>
<p align="justify">(sumber: insight magazine)</p>
<br />Posted in IPTEK  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikaerlina.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikaerlina.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=50&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikaerlina.wordpress.com/2009/06/11/hebatnya-tokek-bisa-nempel-di-dinding/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69bf081d41ac25570cffcd0e4ebb6bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikaerlina</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ikaerlina.wordpress.com/2008/07/09/hello-world/</link>
		<comments>http://ikaerlina.wordpress.com/2008/07/09/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 04:17:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ikaerlina</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=1&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ikaerlina.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ikaerlina.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ikaerlina.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ikaerlina.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ikaerlina.wordpress.com&amp;blog=4178458&amp;post=1&amp;subd=ikaerlina&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ikaerlina.wordpress.com/2008/07/09/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69bf081d41ac25570cffcd0e4ebb6bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ikaerlina</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
